LOVESICK (Ep.06)

lovesick

LOVESICK

starring: Lee Taemin | Son Naeun | Kim Seokjin | Lee Byunghun | Chou Tzuyu

genre: slice of life | teenager | romance | sad | au

lenght: chaptered

storyline: Gea Arifin

#6ㅡAbout One Moment

**

2013

Lee Taemin berjalan masuk ke gerbang sekolah dengan setangkai mawar di tangan kanan dan papan skateboard yang diapit di lengan kirinya. Taemin kembali ke  sekolah setelah pergi ke toko bunga yang tak jauh dari bangunan itu.

Hari ini Taemin sudah bertekad untuk menyatakan perasaannya pada seorang gadis yang sedang disukainya, seorang gadis yang sudah lama menjadi temannya, gadis yang membuatnya melamun dan di keluarkan dari kelas Han ssaem, dan gadis yang mengenalkannya pada setusuk Odeng. 

Tidak menemukan gadis itu di kelasnya, Taemin berkeliling ke penjuru sekolah. Beruntung salah satu teman kelasnya mengetahui dimana keberadaan gadis itu. Maka Taemin segera pergi ke taman belakang sekolah dengan jantung yang terus berdegup, pertanda ia sedang gugup. Beberapa kali pula ia terlihat menghembuskan nafas berat.

“Aku juga menyukaimu, Son Naeun.”

“Gomawo, Oppa..”

Hari itu begitu cerah dan cuaca sangat bersahabat. Namun bagiTaemin, begitu banyak awan hitam dan petir yang terus menyambar di atas kepalanya. Pendengarannya seakan tuli sehabis mendengar percakapan kedua orang yang berada di taman sekolah saat ini. Terlebih salah satu dari mereka adalah seorang gadis yang telah menyebabkan jantung Taemin bekerja secara tak normal beberapa hari ini.

Taemin bukan orang yang bodoh yang harus mencerna lagi percakapan yang baru di dengarnya. Mawar merah yang berada di genggamannya pun lolos begitu saja dan tergeletak malang di samping kakinya. Pemuda itu memilih pergi dari tempat itu segera mungkin dengan perasaan kecewa, marah dan sedih yang melebur menjadi sesuatu yang membuatnya merasa nyeri pada dadanya.

**

Skateboardnya melaju dengan sangat cepat, tak peduli pada jalanan yang dilaluinya sedang ramai. Beberapa kali terdengar klakson mobil yang memprotes aksi ngebut Taemin dan skateboardnya itu. Namun Taemin tak peduli, ia hanya ingin segera sampai ke rumah dan menjauh dari keramaian. 

Tiiinnnnn

Braaak

Suara memekik dari para pejalan kaki yang mendengar suara bedebam yang begitu keras membuat Taemin tidak bisa merasakan apapun lagi. Dia hanya tahu jika  tubuhnya kini terlempar begitu jauh dari jalanan kemudian kepalanya membentur trotoar –dan semuanya menggelap.

**

Sreek

Pintu ruangan itu terbuka, seorang pria dengan setelan jas putih masuk kedalam ruangan tersebut. Dengan stetoskop yang menggantung di lehernya, pria itu menghampiri bankar seorang pemuda yang masih memejamkan kedua matanya. Pengaruh bius setelah operasi yang dijalaninya membuat pemuda itu masih terlelap dalam tidur. 

“Eoh, kau sudah datang, Minho-ya.” seru seorang pria lainnya yang sedang menunggu pemuda di atas bankar tadi. “Bagaimana hasil pemeriksaannya?” 

Pria berjas putih yang ternyata seorang dokter itu memeriksa infus yang terpasang pada pasiennya kemudian melirik pria di sampingnya. “Semuanya normal, daya tahan tubuhnya juga bagus. Tapi..” potongnya, pria itu mengerutkan keningnya untuk memikirkan apa yang akan diucapkannya. “..untuk lebih selanjutnya, Taemin harus mendapatkan terapi otak. Benturan di kepalanya cukup keras, bisa saja dia hilang ikatan jangka pendek. Kita harus terus memantaunya, Hyung.”

“Lakukan apapun, Minho-ya. Lakukan yang terbaik untuk Adikku.”

“Kau tahu, Hyung. Terapi otak mungkin akan merubah sedikit tempramen Adikmu itu, bisa saja dia menjadi lebih pemarah dari biasanya. Apalagi jika dia pernah mengalami kekecawaan pada seseorang atau hal kecil sebelum kecelakaan ini.”

“H-hyung, Jinki- hyung.”

“Taemin, kau sudah sadar?!”

**

2017

Seumur hidupnya, Taemin akan tetap membenci seorang Son Naeun. Taemin benci berada dalam lingkungan yang sama dengan gadis itu. Melihatnya hanya akan membangkitkan emosi dalam dirinya. Dengan melihat Naeun, Taemin seperti bukan menjadi dirinya sendiri. Taemin yang dingin dan tak peduli, angkuh serta tak berperasaan. Semua itu karena gadis bernama Son Naeun.

Dan perjodohan ini membuat kepala Taemin seolah akan meledak, hancur berkeping-keping. Berlebihan mungkin, tapi kenyataannya memang seperti itu. Bagaimana bisa ia membayangkan kehidupan rumah tangganya jika ia menikah dengan Naeun? Hayalan Taemin terlalu jauh, membuatnya menggelengkan kepalanya dengan keras.

“Berhenti sampai disana, Lee Taemin. Jangan membayangkan yang tidak-tidak!” Ia bergerutu pada dirinya sendiri.

*

*

To be continue

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Fanfiction, UPDATE

(ɔˇ³ˇ)ɔ Your Comment Like Oxygen♡

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s